jump to navigation

Keluarga sehat, keluarga sadar gizi (part II) Januari 15, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: ,
trackback

2. Keluarga selalu memantau kesehatan dan pertumbuhan anggota keluarga, khususnya balita dan ibu hamil.
Menilai status gizi diri sendiri secara periodik dengan cara yang mudah dan sederhana merupakan kegiatan penting dalam mewujudkan keadaan gizi yang optimal setiap anggota keluarga, Memantau status gizi caranya yaitu antara laian dengan melakukan penimbangan berat badan sebulan sekali, seperti pada penimbangan bulanan balita di Posyandu yang bertujuan untuk mengetahui perubahan berat badan yang kemudian dicatat dalam KMS. Hal ini dilakukan adalah untuk melihat apakah balita tersebut tumbuh sehat atau tidak.

3. Kebiasaan keluarga untuk mengkonsumsi garam beryodium.
Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya KIO3 (kalium iodat). Penggunaan garam beryodium merupakan cara yang paling efektif untuk penanggulangan masalah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Bagi seseorang yang harus mengurangi konsumsi garam dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dari laut yang kaya yodium.

4. Kebiasaan keluarga memberikan ASI eksklusif pada bayi
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. ASI eksklusif yang diberikan pada bayi umur 6 bulan akan mempunyai peran yang penting dalam perlindungan dan kelangsungan hidup sehat pada bayi dan anak. Pemberian ASI eksklusif agar dapat berhasil, selain tidak memberikan makanan lain, perlu diperhatikan cara menyusui yang baik dan benar yaitu tidak dijadwalkan, diberikan sesering mungkin, termasuk menyusukan pada malam hari, ibu menggunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian tiap kali menyusui, posisi ibu bisa duduk atau tiduran dengan suasana tenang dan santai.

5. Keluarga mendapatkan dan memberikan suplementasi gizi bagi anggota keluarga.
Kebutuhan zat gizi pada bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui meningkat dan seringkali tidak bisa dipenuhi hanya dari makanan sehari-hari. Oleh karena itu suplementasi zat gizi seperti vitamin A, zat besi, diperlukan untuk memenuhi kecukupan gizi bagi yang memerlukan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: