jump to navigation

Seminar sehari : Gizi 1000 Hari Menuju Indonesia Prima @RSUD Ulin Banjarmasin Januari 29, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , , , ,
trackback

imageKemarin, sabtu tanggal 28 Januari 2012, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin bekerjasama dengan DPD Persagi Kalsel mengadakan seminar di aula RSUD Ulin Banjarmasin.

Seminar sehari ini diadakan dalam rangka memperingati hari Gizi Nasional ke 61, hari gizi ini diperingati setiap pada tanggal 25 Januari. Tema seminar ini sama dengan tema hari gizi tahun ini yaitu ‘Gizi 1000 Hari Menuju Indonesia Prima’.

Seminar ini menghadirkan pembicara dari Poltekkes jurusan Gizi Malang sebanyak 3 orang, dan 1 orang Pembicara dari Poltekkes jurusan Gizi Banjarmasin.

Ada 4 materi yang disampai pada seminar ini, yang pertama materi dari Bapak Agus Heri Santoso, STP, MTP yaitu mengenai pengembangan tepung tempe sebagai bahan subtitusi formula enteral rendah lemak rumah sakit (hospital made) terhadap perlemakan hati dan kejadian arteroskerosis tikus hiperkolesterolemia. Selain berbicara tentang tepung tempe, pembicara juga menyinggung tentang manfaat kecambah dan manfaat ekstrak ikan gabus/haruan untuk meningkatkan kadar albumin.

Materi kedua adalah tentang isu terkini dalam penyelenggaraan makanan, materi ini disampaikan oleh Ibu Bachyar Bakri SKM, M.Kes. Disini ibu Bachyar berbicara tentang peluang ahli gizi dalam penyelenggaraan makanan, yaitu melalui menu printing direstoran maupun rumah makan, menu printing adalah penulisan kandungan zat gizi pada menu makanan yang disajikan, sehingga pelanggan akan bisa memilih menu yang menurutnya sesuai dan memiliki kandungan zat gizi yang tinggi. Disinilah peran ahli gizi dalam menelaah dan menghitung zat gizi pada makanan yang disajikan.

Berikutnya yang ketiga yaitu mengenai gizi dan tumbuh kembang, pembicaranya adalah ibu Ir. Endang Sutjiati. Pembicara menjelaskan panjang lebar mengenai pentingnya gizi dalam melewati 5 masa kritis selama tumbuh kembang, dari masa kehamilan sampai 2 tahun usia anak, yang jika dihitung jumlah harinya berjumlah 1000 hari. Menurut saya meteri inilah yang paling berkaitan dengan tema seminar kali ini.

Ketiga pembicara diatas berasal dari Jurusan Gizi Poltekkes Malang. Yang terakhir pembicara keempat adalah Ibu Magdalena, A. M.Kes, beliau adalah dosen dari Jurusan Gizi Poltekkes Banjarmasin. Materi yang beliau sampaikan adalah mengenai Gizi Seimbang Untuk Semua. Dikesempatan ini Ibu Magda juga berbicara tentang makanan2 khas banjar yang kebanyakan miskin serat, seperti soto banjar, nasi kuning, dll. Demikian pula Mandai (kulit cempedak yang diasinkan) yang merupakan makanan wajib masyarakat kalsel saat musim buah cempedak, yang ternyata cuma kaya natrium dan serat yang jelek.

Meskipun banyak peserta seminar (terutama dibarisan belakang) yang membentuk kelompok diskusi sendiri (ngobrol/reuni), tidak mengurangi minat peserta yang serius mengikuti seminar ini. Dengan biaya pendaftaran Rp. 40.000,-(dapat makan siang, cd materi dan sertifikat) menurut saya seminar ini sangat layak diikuti. Secara keseluruhan seminar kali ini sangat menarik, isu isu penting bidang gizi diangkat dan dipaparkan pada seminar ini. Diharapkan kedepannya akan lebih banyak seminar2 seperti ini.

Komentar»

1. Agus Samsudrajat S - Februari 5, 2012

bagus bro, senang bisa melihat adanya kegiatan-kegiatan semacam ini,semoga banyak memberikan manfaat..

gafuri46 - Februari 6, 2012

Amin..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: