jump to navigation

Memilih Makanan untuk Penderita Asam Urat. Februari 23, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Salah satu penyakit yang banyak diderita orang dewasa dan lansia saat ini adalah penyakit asam urat atau gout artritis. Banyak penderita penyakit ini yang bingung memilih makanan karena kurangnya pengetahuan dan informasi.

Gout atau biasa disebut penyakit asam urat  adalah peradangan sendi proksimal (biasanya sendi tunggal) yang diakibatkan oleh gangguan metabolisme purin dan pirimidin. Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin yang bentuknya kristal. Pada penderita penyakit gout ini, asam urat yang seharusnya dikeluarkan tubuh  malah banyak menumpuk di persendian lutut atau jari, sehingga menyebabkan peradangan dan menimbulkan rasa sakit.

Kebanyakan penderita penyakit ini adalah mereka yang kelebihan berat badan. Sehingga mereka harus menurunkan berat badan mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan mengurangi asupan energi sehari-hari. Pengurangan ini dilakukan secara bertahap antara 500 sd 1000 kkal dari kebutuhan normal perhari.

Penderita juga harus mengurangi makanan berlemak karena lemak berlebih menghambat pengeluaran asam urat melalui urin. Selain itu penderita juga harus cukup minum air, yaitu sekitar 2 ltr/perhari untuk mempermudah pengeluaran asam urat.

Dan yang terpenting, penderita harus bisa memilah mana makanan yang tinggi purin dan mana yang rendah purin. Berikut adalah pengelompokan makanan berdasarkan kadar purin yang ada bahan makanan tersebut.

Kelompok 1
Merupakan bahan makanan tinggi purin, yaitu 100 sd 1000 mg purin/100gr bahan.
Bahan makanannya antara lain : jeroan, otak, jantung, ginjal, hati, bebek, sarden, kerang, dan ekstrak daging/kaldu.
Bahan makanan diatas sebaiknya dihindari.

Kelompok 2
Yaitu yang kandungan purinnya sedang. Per 100gr bahan, kandungan purinnya sekitar 9 sd 100 gr.
Bahan makanannya adalah : daging sapi dan ikan (kecuali yang ada pada kelompok 1), udang, ayam, kacang kering dan olahannya, seperti tempe & tahu; daun singkong, kangkung, asparagus, daun/biji melinjo, dan bayam
Bahan makanan ini sebaiknya dibatasi, yaitu maksimal 50-75 gr daging, unggas atau ikan. Dan 1 mangkok (100 gr) sayuran perhari.

image

Kelompok 3
Adalah bahan makanan yang kandungan purinnya rendah.
Bahan makanannya yaitu nasi, singkong, ubi, roti, jagung, mi, bihun, kue kering, puding, susu, cake, tepung beras, keju, telur, lemak dan minyak, gula, serta sayuran dan buah (kecuali yang terdapat di kelompok 2)
Bahan makanan ini dapat dimakan setiap hari.

Nah, sudah tau kan mana yang dihindari, dibatasi, dan boleh dimakan setiap hari! Makan sayur? No problem lah, asal tidak berlebihan. So, ingin cepat sembuh, ataupun mencegah? Sebaiknya bijaklah memilih makanan, dan jangan berlebihan, karena apapun itu jika berlebihan tidaklah baik, oke…

Sumber : kamus gizi, penuntun diet

Di ulah di WordPress gasan Android

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: