jump to navigation

Negeri orang-orang Pendek ??? Februari 23, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , , , , , ,
trackback

Mungkin banyak yang tidak tahu, kita memiliki sebuah ‘prestasi’ ditingkat dunia. Bukan prestasi membanggakan karena ternyata kita menduduki peringkat 5 negara dengan balita pendek terbanyak.

Pendek merupakan gambaran dari kekurangan gizi masa lalu. Faktor genetik memang berpengaruh terhadap tinggi badan seseorang, namun ada faktor lain yang juga sangat berperan yaitu gizi.

Masih pesimis n menganggap pendek karena keturunan? Nih ada buktinya. Survei di Jepang tahun 1982 menunjukan remaja pria usia 14 tahun yang lahir sesudah PD II mempunyai tinggi badan 7,6 cm lebih tinggi di bandingkan dengan mereka dilahirkan sebelum PD II. Demikian pula di china, pertumbuhan tinggi badan anak-anak di china mengalami peningkatan karena meningkatnya taraf kehidupan masyarakatnya yang tentunya juga diikuti oleh peningkatan konsumsi makanan bergizi. So, pola pertumbuhan yang secara rasial dulu dianggap pendek terbukti bisa diperbaiki dengan konsumsi gizi yang baik.

Pertumbuhan tinggi badan dimulai sejak lahir sampai usia 18 – 23 tahun. Ada 2 masa puncak pertumbuhan badan, yaitu pada tahun pertama kelahiran dan pada usia 12 – 14 tahun. Pada tahun pertama pertumbuhan tinggi badan bisa mencapai 25 cm. Pada usia 0 – 6 bulan anak-anak Indonesia ternyata bisa tumbuh dengan sangat optimal, bahkan pertumbuhannya sama saja dengan negara maju, hal ini karena ada ASI yang merupakan makanan terbaik buat usia ini. Namun setelah 6 bulan keatas, banyak anak Indonesia yang gagal tumbuh, hal ini karena pola makan yang semakin tidak memenuhi kebutuhan gizi anak. Selanjutnya pada usia 12 – 14 tahun, pada masa ini pertumbuhan bisa mencapai 25 sd 30 cm.

image

ASI, memang yang terbaik

Di 2 titik diatas harus menjadi perhatian serius, pada usia tersebut anak harus mendapat asupan gizi yang optimal. Beberapa zat gizi yang berperan langsung terhadap tinggi badan adalah protein, kalsium, fosfor, vitamin A, seng, dan yodium.

Peningkatan konsumsi lauk yang  kaya protein, mutlak dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan. Tapi daging sapi dan ayam kan mahal? Gak harus daging kok, banyak sumber protein lain yang harga nya terjangkau seperti ikan, telur, tahu dan tempe, dll.

Bagaimana dengan kalsium? Susu kan mahal juga? Gak harus susu kok, banyak bahan makanan lain yang juga kaya kalsium, seperti ikan laut, ikan teri kering, udang kering, kedelai kering, tempe, tahu, bayam, katuk, melinjo, dll.

Selanjutnya fosfor, sumbernya antara lain teri kering, sarden kaleng, telur, ikan segar, udang, kedelai kering, kacang merah, kacang hijau dll.

Kemudian vitamin A, lebih jelas mengenai vitamin ini bisa dibaca diartikel saya sebelumnya yang bisa dibaca di sini

Lalu yodium, zat ini terdapat pada air dan makanan. Sumber dari makanan yaitu ikan, ayam, sayuran, daging. Namun sumber yang paling mudah diperoleh dan paling murah tentu garam beryodium. Terakhir seng, sumber seng antara lain telur, ayam, daging, padi-padian, kacang-kacangan, bayam, jamur, dll.

image

Hem, sudah jelaskan bahwa faktor gizi tidak bisa diabaikan dalam pertumbuhan tinggi badan. Kita tentu tidak ingin negeri kita tercinta dimasa depan disebut negeri orang-orang pendek, kita tentu tak ingin selalu kalah bermain sepak bola karena selalu kalah lari dan kalah rebutan bola atas kan? Selalu kalah di olahraga basket? Susah naik moge! Gak bisa jadi model! Cukup kita yang mengalami, Hehe..

So mulai sekarang, perhatikan asupan gizi anak-anak kita, apalagi yang dalam masa pertumbuhan. Merupakan tanggung jawab kita semua jangan sampai mereka mengalami kekurangan gizi yang bisa berdampak mereka gagal tumbuh.

Sumber : gizi seimbang, gizi seimbang

Di ulah di WordPress gasan Android

Komentar»

1. Ari CX Rider - Februari 24, 2012
gafuri46 - Februari 24, 2012

Wah lupa nyensor, wkkk

2. nanared - Februari 24, 2012

dibanding tinggi rata2 orang asia kita berada diurutan berapa pak bro❓


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: