jump to navigation

Faktor-faktor Penjaga kesehatan si kecil.. Maret 12, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , , , , , , , , , ,
trackback

image

ASI jelas yang terbaik, kandungan gizi ASI jelas paling pas buat bayi usia 0 sd 6 bulan. Namun, bukan itu saja yang menjadikannya terbaik. Ada faktor lain yang tak kalah penting, yaitu ASI mengandung zat-zat yang dapat menjaga kesehatan si kecil.

Berikut ini adalah faktor-faktor daya tahan untuk menjaga bayi anda, semua faktor ini ada pada kolostrum (ASI yang pertama keluar) dan pada ASI.

Faktor bifidus
Yaitu faktor yang membantu pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus. Bakteri ini baik untuk saluran usus bayi karena menghambat pertumbuhan bakteri lain yang bisa membahayakan kesehatan si kecil.

Immunoglobulin
Di ASI terkandung berbagai immonoglobulin, yaitu IgA, IgD, IgE, IgG dan IgM. Immonoglobulin ini merupakan faktor daya tahan utama terhadap mikroorganisme disaluran cerna, terutama E.coli dan virus.

Makrofag
Makrofag merupakan fagosit yang dapat mensintesis lisozim, laktoferrin, dan faktor lainnya.

Lisozim
Lisozim adalah enzim antimikroba. Dibanding pada susu sapi, pada ASI jumlahnya 300 kali lipat lebih banyak. Lisozim ini merusak bakteri dengan cara merusak dinding selnya.

Laktoferin
Laktoferin adalah senyawa kompleks dari protein dan zat besi. Laktoferin ini dapat menghambat pertumbuhan E. Coli dan organisme patogen lainnya. Susu sapi sedikit sekali mengandung laktoferin. Namun pada ASI tersedia dalam jumlah yang cukup.

Interferon
Yaitu faktor yang menghambat perkembangan virus interselular.

Faktor antistaphylococcus
Yaitu mencegah infeksi yang berkaitan dengan staphylococcus.

Laktoproksidase
Yaitu mematikan streptococci dan bakteri-bakteri berbahaya disaluran cerna

Hemmm.. Banyak banget ternyata penjaga si kecil. Inilah yang menjaga sikecil dari diare yang biasanya dialami bayi yang diberi susu formula. O iya, pemberian ASI saja selama usia 0 sd 6 bulan (ASI Eksklusif) terbukti juga mencegah infeksi saluran pernafasan lho. Dan semua manfaat ini tersedia gratis tis tis tis dalam kemasan praktis dan menarik :-P  Untuk sehat ternyata kadang nggak perlu mahal-mahal.. So, jangan ragu memberikan ASI untuk buah hati tercinta..

Sumber : kamus gizi, gizi seimbang dalam daur kehidupan

Komentar»

1. denok - Maret 13, 2012

Klo yg tdk kluar ASI-nya gmn 0m?😦

2. gafuri46 - Maret 13, 2012

@denok: tidak keluarnya kapan nih? setelah melahirkan kah? Biasanya jika melahirkan di RS maka setelah dilahirkan, bayi diseka dengan kain lembut lalu bayi akan diletakan diperut ibu, dan bayi akan aktif mencari puting susu ibunya dan proses meyusui akan terjadi. Isapan ini akan merangsang hormon untuk produksi dan pengeluaran ASI. Yang terpenting ibu harus siap dan yakin kalau dia mampu memberikan ASI. Jangan lupa pula agar banyak minum, ya sekitar 3 liter (12 gelas) air sehari.
Namun jika memang ASI tidak bisa diberikan, maka susu formula adalah solusi terakhir.

3. yayaeucup - Maret 19, 2012

istri saya asinya keluar namun tidak banyak. klo keluar banyak namun jumlahnya sedikit. solusi kami di bantu dg susu formula. umur 1 th udah gak mau asi karena keluarnya sedikit, sakitnya pilek yang sering trus batuk di bawah ke puskesmas, kira2 4 hari dah sembuh, diare 2 x. selain itu gak ada, Alhamdulillah sekarang umur 1,5 th

gafuri46 - Maret 30, 2012

Alhamdulillah..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: