jump to navigation

Jengkol aka jaring, enak – bau – keracunan.. April 7, 2012

Posted by gafuri46 in makanan.
Tags: , , ,
trackback
image

jengkol aka jaring

Siapa yang tidak kenal makanan diatas, meskipun baunya bisa bikin ilfil. Tapi rasa mengalahkan segalanya, hehehe..

Jengkol, dalam bahasa banjar disebut juga jaring. Bukan hanya dijadikan lauk diwaktu makan saja, jengkol juga biasa dimakan sebagai cemilan disore hari. Biasanya jengkol ini disajikan bersama lala’an dari kelapa atau parutan kelapa yang diberi sedikit garam.

Kandungan zat gizi pada jengkol per 100 gram, yaitu jengkol mengandung energi sebesar 20 kalori, protein 3,5 gr, lemak 0,1 gr, dan karbohidrat 3,1 gr. Selain itu jengkol juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, vitamin A, vitamin C, dan serat.

Meskipun rasanya enak, jengkol juga berbahaya karena kadang bisa menimbulkan keracunan. Keracunan ini disebabkan karena adanya asam jengkolat pada jengkol. Asam jengkolat merupakan asam amino pada jengkol yang mengandung belerang. Kadar asam jengkolat ini sekitar 1 sd 2 % dari berat buah jengkol. Asam jengkolat ini sifatnya mirip dengan asam urat, yaitu dapat mengkristal dengan bentuk kristal yang meruncing seperti jarum. Jika terlalu banyak, maka endapan ini dapat melukai ginjal dan saluran kencing dan menimbulkan rasa sakit. Ini juga lah menyebabkan penderita keracunan ini menjadi susah buang air kecil.

Ada beberapa faktor penyebab keracunan jengkol ini, diantaranya :
1. Terlalu banyak mengkonsumsi jengkol
2. Cara mengkonsumsi (mentah atai diolah)
3. Kombinasi dengan makanan lain (makanan lain yg bersifat asam memperbesar kemungkinan pengendapan asam jengkolat)
4. Tingkat kepekaan terhadap jengkol
5. Varietas jengkol itu sendiri

Gejala keracunan biasanya pusing, mual, nyeri perut, dan susah kencing. Pada keadaan lebih parah, volume air kencing akan berkurang dan disertai darah.

Untuk mengatasi keracunan ini bisa dengan minum air putih sebanyak-banyaknya atau dengan minum minuman bersoda. Hal ini karena asam jengkolat dapat larut pada bikarbonat yang bersifat basa. Jika belum reda, maka penderitaa harus secepatnya dibawa ke dokter atau sarana kesehatan untuk pengobatan lebih lanjut.

So, jika anda suka jengkol, anda juga harus siap mengatasi jika anda keracunan. Yang terpenting adalah tidak makan jengkol secara berlebihan. Karena meskipun anda tidak keracunan, anda telah mencemari udara sekitar  dengan bau jengkol dari mulut ataupun dari kentut anda, hehehe..

Sumber : gizi dan kesehatan

Komentar»

1. raya - April 9, 2012

lho, jengkol bikin kentut bau ya? baru tau.. biasanya kencingnya yang baunya sangat pesing dan susah hilang sekalipun disiram karbol..

gafuri46 - April 10, 2012

kalo kebanyakan bro, tp memang biasanya kencing yg super bau..

2. vixy182 - April 10, 2012

bau hancing… ha3… Tapi nyamn d mkn..,

3. restaurant jakarta food delivery from restauranjakartadelivery.com - April 20, 2012

nah, ini dia makanan favorit ane, jengkol emang echo. Bukan urang sunda namanya kalo ga doyan jengkol


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: