jump to navigation

Cara bijak mengatasi diabetes tipe 2 Juni 5, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , ,
trackback

image

Diabetes melitus (DM) biasa juga disebut penyakit kencing manis atau penyakit gula. Penyakit ini saat ini menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak diderita masyarakat. Dulu penyakit ini hanya menyerang orang dengan ekonomi menengah atas, namun sekarang pola itu sudah bergeser. Bahkan mereka yang menengah kebawah pun banyak yang menderita penyakit ini. Perubahan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu pencetus penyakit ini.

Diabetes yang diidap bangsa-bangsa Asia (termasuk Indonesia) pada umumnya Diabet Tipe 2 yaitu Diabet yang tidak memerlukan tambahan insulin karena produksi insulin cukup. Masalahnya sel resisten terhadap insulin. Fungsi insulin seperti “calo” yang mengantarkan gula (glukosa) darah masuk ke dalam sel sebagai bahan energi. Karena ditolak sel maka glukosa numpuk dalam darah (kadar gula darah tinggi). Ternyata fungsi insulin sebagai “calo” biokimia dapat diganti secara mekanis melalui OLAH RAGA.

Diet rendah gula/karbohidrat sederhana dapat berbahaya karena :
(1). kekurangan glukosa/gula (hipoglikemia menyebabkan tubuh lemah.
(2). otak yang kekurangan glukosa dapat menyebabkan coma (hilang kesadaran)
(3). jika sel kekurangan glukosa akan terjadi pemecahan lemak sel. Pecahan lemak dapat disintesis oleh hati menjadi KOLESTEROL sehingga meningkatkan kadar KOLESTEROL darah. Pada pengidap Diabet terjadi abnormalitas sistem pembuluh darah yang memudahkan terjadinya pengendapan KOLESTEROL pada dinding pembuluh darah sehingga lumen pembuluh darah menyempit terutama di arteri jantung dan otak, potensial menjadi Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan STROKE.

Cara bijaksana bagi para pengidap Diabet :
1) OLAH RAGA (sangat penting) secara teratur SETIAP HARI minimal 30 menit, bagi penderita hipertensi sebaiknya olah raga an-aerobik untuk manajemen jantung.
2) Batasi konsumsi makanan berlemak/ bersantan.
3) Hindari stress
4) Banyak mengkonsumsi makanan berserat tinggi (sayuran dan buah-buahan)
5) Gula/makanan yang diolah dengan gula dibatasi tetapi tidak perlu takut terhadap nasi, kentang, dan sumber karbohidrat yang lain.

Sumber : Gerakan Sadar Gizi

Posted from WordPress for Android

Komentar»

1. Alieph - Juni 6, 2012

Thanks the info
please visit Youtube Video or Alayaband blog

2. gasspoll83 - Juni 10, 2012

wah tenkyu good tips buat jaga2 nih

gafuri46 - Juni 15, 2012

Sehat adalah investasi, ya ngga..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: