jump to navigation

5 Kiat Mencegah Batu Ginjal Juni 6, 2012

Posted by gafuri46 in gizi.
Tags: , , ,
trackback

image

Penyakit batu ginjal sekarang ini sudah semakin banyak jumlahnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor penyebabnya. Kebanyakan sekarang ini adalah orang-orang kurang dalam konsumsi air minum terutama air putih. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi atau mempermudah seseorang terkena batu ginjal. Diantaranya adalah faktor umur, jenis kelamin, keturunan, lingkungan dan kelainan metabolisme tubuh. Disamping itu makanan merupakan faktor yang lain yang menyebabkan terjadinya batu ginjal.

Ada beberapa penelitian mengatakan bahwa sekitar kurang lebih 24 elemen atau macam makanan termasuk vitamin dan mineral berperan dalam pembentukan batu ginjal. Mengkonsumsi makanan yang berlebih mengandung purin (hati, usus, otak dan udang) dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam air kemih begitu pula bila kita mengkonsumsi kandungan kalsium dan oksalat secara berlebihan.

Dalam kaitannya dengan komponen makanan dikenal ada dua jenis batu yaitu batu yang mengandung kalisum dan yang tidak mengandung kalsium. Batu yang mengandung kalsium terdapat tiga jenis yaitu kalsium oksalat, kalsium oksalat dan urat dan batu kalsium fosfat. Sedangkan yang tidak termasuk batu kalsium adalah asam urat, struvit dan batu sistin.

Dalam penelitian terbukti bahwa sebagian besar pasien batu ginjal mengandung kalsium sebesar 70 – 76 % dan proporsi laki-laki lebih banyak dibanding dengan perempuan.

Berikut ini adalah 5 kiat mencegah terjadinya batu ginjal :

1. Membatasi kalsium
Makin tinggi kalisum dikonsumsi terbukti makin tinggi pula eksresinya sekaligus pembentukan kristalisasi garam-garam kapur. Tinggi kadar kalsium dalam air kencing dinamakan hiperkalsiuria, yaitu kadar kalsium dalam darah normal namun eksresinya dalam air kencing sangat tinggi mencapai 200 – 350 mg perhari. Membatasi masukan kalisum berarti membatasi makanan yang tinggi kalsium seperti ikan salmon, sarden, keju, susu, es, krim sayur kol serta lobak. Jenis makanan ini mengandung lebih dari 100 mg perporsi makan. Satu cangkir susu misalnya mengandung 250 mg kalsium. Disamping itu disarankan untuk menghindari makanan yang berlebih terhadap makanan olahan seperti tepung kentang yang dicampur susu, sup yang memakai krim dan semua makanan yang diolah dari susu.

2. Mengurangi oksalat dan purin
Oksalat umumnya membentuk kristal bersamaan dengan kalisum. Oksalat dalam air kemih berasal dari tubuh (endogen) dari makanan yang kita makan serta dari hasil metabolisme vitamin C. Makanan yang tinggi oksalatnya adalah bayam, teh, coklat dan kacang-kacangan yang kadarnya labih dari 10 mg per porsi. Disamping itu hindari juga makanan yang banyak mengandung purin karena sangat berpengaruh sekali terhadap pembentukan batu ginjal. Sumber asam urat adalah dari dalam tubuh juga (endogen) dan dari makanan seperti daging, hasil laut seperti seafood, gandum, beras dan tepung-tepungan. Pada wanita normal, ekskresi asam urat sebanyak 750 mg/24 jam sedangkan pria 800 mg/24 jam. Jika nilainya lebih tinggi maka lampu kuning bagi anda.

3. Mengurangi protein hewani
Protein hewani ternyata disebut yang paling berpengaruh terhadap kemungkinan terbentuknya batu. Sebagian protein hewani meningkatkan terbuangnya kalsium dan asam urat dalam air kemih yang kemudian diikuti dengan menurunya pH (tingkat keasaman) urine dan pembuangan sitrat. Urine yang asam dalam jangka waktu lama memudahkan terbentuknya kristal. Resiko makin bertambah jika konsumsi protein hewani yang tinggi dibarengi dengan tingginya konsumsi lemak dan garam sedangkan konsumsi makanan dari serat sangat kurang.

4. Membatasi garam
Hubungan antara garam dan pembentukan batu pertama ditentukan oleh nisbah (rasio) kadar ekskresi garam dibanding kalsium. Hal ini disebabkan meningkatnya volume ekstraseluler yang akan menghambat reabsorbsi (penyerapan) tubulus ginjal terhadap kalsium. Setiap 100 mg garam dalam makanan dapat meningkatkan 25-30 mg kalsium dalam urine.

5. Minum air putih yang banyak
Makin kurang seseorang minum air (terutama air putih) makin kurang pula air kemih terbentuk. Keadaan ini akan menyebabkan derajat kejenuhan zat-zat kandunganya makin tinggi yang berakibat akan memudahkan terbentuknya batu ginjal. Kita dianjurkan minum minimal 2-3 liter sehari.

Oleh karena itu mulai sekarang kurangilah makanan kaya kalsium, oksalat, protein hewani, purin dan garam dan sebaliknya perbanyaklah minum air putih untuk membantu mengeluarkannya zat tersebut melalui urine.

Sumber : Gerakan Sadar Gizi

Posted from WordPress for Android

Komentar»

1. Aa Ikhwan - Juni 6, 2012

hmm ajiib,..tp susah ya dalam artian kadang gak sadar kl udh makan😀

gafuri46 - Juni 6, 2012

wuih cepet bgt, perasaan gak smpai semenit..
tapi memang gitu, susah memang klo sdh dmuka meja makan, apalagi yg masakin istri,hehe..

2. Pulau Tidung - Juni 6, 2012

Terkadang, yang penting enak dulu, urusan sehat belakangan.

gafuri46 - Juni 7, 2012

enak gak masalah yang penting baik juga buat tubuh, ya ngga..

3. gaplek mania - Juni 7, 2012

setelah mbaca..ngombe wae ah.emoh makan

gafuri46 - Juni 7, 2012

yup, sampai kembung ya.. Hehe..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: