jump to navigation

1000 telur untuk anak sekolah dari Persagi Balangan April 11, 2013

Posted by gafuri46 in persagi balangan.
Tags: , , , ,
3 comments

Telur merupakan bahan pangan yang kaya akan zat gizi terutama protein. Telur selain mudah diolah dan mudah didapat, juga relatif terjangkau. Pada sebutir telur, terdapat berbagai zat gizi yang bermanfaat seperti protein, vitamin, mineral, dan lemak yang baik untuk kesehatan.

“Aksi 1000 Telur untuk Anak Sekolah” merupakan kegiatan sosial yang dilakukan DPC Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Balangan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional tahun 2013. Pada aksi ini, dibagikan 1000 telur pada anak sekolah di kabupaten Balangan. Telur yang dibagikan adalah telur bebek yang sudah direbus, bersama telur disertakan pula leaflet yang berisi informasi tentang nilai gizi sebutir telur dan pentingnya sarapan pagi.

Di Persagi Balangan, kegiatan ini pertama kali diprakarsai oleh Bapak Akhmad Rusydani, S.Gz yang merupakan wakil ketua DPD Persagi Kalsel sekaligus ketua DPC Persagi Kab. HSU. Sebelumnya, Aksi 1000 telur ini sudah dilakukan di kota Banjarmasin dan kota Amuntai. Di Balangan, kegiatan ini melibatkan seluruh anggota Persagi di kabupaten Balangan yang berjumlah 31 orang. Aksi Gerakan 1000 telur ini dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 11 april 2013 dan berlangsung dengan sukses. Pembagian telur dilakukan pada pagi hari dari jam 06.45 pagi sampai jam 8 pagi di dua titik yaitu bundaran kota Paringin dan didepan mesjid Batu Piring. Telur dibagikan ke anak-anak sekolah yang lewat maupun ke orang tua yang sedang mengantar anaknya ke sekolah. Dalam waktu kurang dari 2 jam, sejumlah 1000 telur yang ada habis dibagikan.

Aksi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Balangan yaitu Bapak Humam Arifin, SKM M.Kes bersama ketua Persagi Balangan Ibu H. Mardiati, SKM.. Selain itu, wakil Ketua Persagi kalsel pun, Bapak Ahmad Rusydani, S.Gz turut hadir pada kegiatan ini. Dalam pelaksanaannya, Bapak-bapak Polisi lalu lintas pun turut membbantu kegiatan ini.

Banyak hal yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini. Bagi para orang tua siswa kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi bagi anak sekolah. Seperti kita ketahui, masih ada orang tua yang tidak menyiapkan sarapan pagi untuk anaknya. Padahal, sarapan pagi yang bergizi seimbang merupakan modal utama anak untuk dapat berkonsentrasi selama menerima pelajaran disekolah. Bagi siswa sekolah sendiri, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa mengenai gizi dan pentingnya sarapan pagi. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya kesehatan diharapkan akan menjadi pemicu untuk perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Sertifikasi, Registrasi dan Lisensi untuk Legislasi Profesi Gizi Februari 16, 2012

Posted by gafuri46 in persagi balangan.
Tags: , , , , , , , ,
2 comments

image

Sekitar bulan Nopember 2012, ada seruan agar semua anggota profesi gizi di kabupaten tempat saya bekerja, mengumpulkan dan mengirim berkas untuk pembuatan Surat Tanda Registrasi (STR). Sekitar bulan Desember, baru saya ketahui ternyata profesi kesehatan lainnya pun (seperti perawat, bidan, dll) juga diminta melakukan hal yang sama. Seperti halnya saya, mungkin banyak teman-teman yang bertanya-tanya, apa sebenarnya maksud dan tujuan dari hal ini.

Ternyata, registrasi merupakan bagian dari legislasi profesi. Legislasi ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya liberalisasi perdagangan barang dan jasa, yang tentunya akan berdampak bagi pelayanan kesehatan. Termasuk dalam pelayanan ini sistem penyediaan layanan, kualitas pelayanan, sarana prasarana, tenaga, dsb.

Legislasi merupakan pembuatan suatu aturan/norma dalam suatu organisasi sebagai dasar hukum untuk melindungi anggotanya/profesi dari praktik keprofesian yang tidak berkualitas. Aturan/norma yang dibuat ini diantaranya adalah sertifikasi, registrasi, dan lisensi bagi profesi. Ketiga standar ini saling berhubungan satu sama lain. Berikut uraiannya.

1. Sertifikasi Ahli Gizi
Sertifikasi adalah proses penilaian dokumen tentang kemampuan pengetahuan, keterampilan maupun kompetensi yang dibuktikan dengan tanda kelulusan dalam kegiatan pendidikan.
Pendidikan dimaksud disini bisa formal maupun non formal. Pendidikan formal berupa pendidikan bidang gizi dari d3, d4, S1, dst. Sedangkan non formal berupa sertifikat latihan, seminar, dll.
Sertifikasi ini memiliki 2 mekanisme yaitu :
– Pertama sertifikasi untuk mendapatkan ijazah, baik didalam maupun luar negeri.
– Kedua sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat pendidikan formal maupun non formal. Kegiatan ini bisa berupa seminar, kongres, pelatihan, dsb.
Pengeluaran sertifikat ini hanya boleh diberikan oleh institusi yang telah terakreditasi oleh Persagi, KIGI, AIPGI.
So, menurut saya jika misalnya anda seorang lulusan D3 gizi, bisa dikatakan anda telah melewati tahap sertifikasi.

2. Registrasi ahli gizi.
Registrasi artinya pendaftaran. Ada 3 macam registrasi dalam profesi gizi.
Yang pertama registrasi keanggotaan, yaitu dengan mendaftar menjadi anggota Profesi gizi dalam hal ini Persagi.

image

Yang kedua registrasi kompetensi awal, registrasi ini dilakukan untuk memperoleh pengakuan kompetensi standar, sehingga memperoleh kewenangan dalam melakukan praktik pelayanan gizi. Sepertinya tahap inilah yang dilakukan bulan Desember lalu. Registrasi ini berlaku selama 5 tahun.
Yang ketiga registrasi kompetensi ulang, yaitu dilakukan setelah jangka 5 tahun registrasi pertama.

3. Lisensi Ahli Gizi
Lisensi disini merupakan proses administrasi yang dilakukan oleh pejabat berwenang/pemerintah atas rekomendasi organisasi profesi, berupa penerbitan Surat Ijin Praktik (SIP) bagi Nutrisionis-dietesien (N-D) yang sudah teregistrasi. SIP ini berlaku 5 tahun.
Jadi lisensi adalah pemberian ijin praktik, selama belum memiliki lisensi seorang N-D tidak diperkenankan melakukan pelayanan gizi/praktik gizi di sarana kesehatan.

Jelaslah sudah seperti apa legislasi ini, selain untuk meningkatkan mutu layanan, legislasi ini juga untuk melindungi masyarakat agar mendapatkan pelayanan gizi yang tepat.

Bagaimana dengan sertifikasi yang saat ini sedang hangat dibicarakan di dunia pendidikan? Menurut saya ini adalah hal yang berbeda meskipun tujuannya mungkin sama saja, yaitu untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam hal ini mutu pendidikan, namun yang lebih nyaring gaungnya pada sertifikasi pendidikan hanya pada gaji yang naik jika seorang guru tersertifikasi.

Sumber: etika dan profesi gizi

Di ulah di WordPress gasan Android

Foto bersama anggota Persagi Balangan Januari 12, 2012

Posted by gafuri46 in persagi balangan.
Tags:
add a comment

image

Bulan desember 2011, tepatnya pada tanggal 22 pada hari kamis, persagi Balangan mengadakan pertemuan sekaligus foto bersama. Adapun anggota yg hadir adalah sebagai berikut.
Paling atas kiri – kanan : deny (pkms tebing tinggi), firmansyah (pkms awayan), gafuri (pkms pirsus II), rossi (pkms uren), arif (pkms juai), samsuri (RS), ma’ruf (pkms halong), reza (pkms paringin).
Tengah kiri – kanan : siska (RS), kiki (pkm paringin), hj mardiati (RS), elita (dinkes blg), rini (RS), winda (pkms parsel), aisyah (pkms lokbatu).
Bawah kiri – kanan : erisa (RS), Hj daniah (pkms parsel), makmuriati (pkms lampihong), ani (pkms bt mandi), ratna (RS), riska (RS), lisna (RS).
Selain anggota diatas ada beberapa anggota lain yg tidak bisa hadir karena adanya kesibukan diantaranya : M. Nor, Katiyem, Aan, syarif, Amat dan Yulia.